MENU

September 26, 2016 Comments Off on EIGER Black Borneo Expedition Views: 2943 Education, Expedition, Green Life, Inspiration, Responsibility

EIGER Black Borneo Expedition

BBE2106

EIGER Black Borneo Expedition adalah sebuah perjalanan ekspedisi dan penjelajahan ekstrem  yang dicetuskan oleh EIGER di kawasan hutan hujan tropis Borneo. Ekspedisi ini dilakukan oleh tim EIGER bersama dengan para pegiat petualangan alam bebas. Ekspedisi pertama dilakukan pada 19-29 April 2015 lalu di Kawasan Karst Merabu dan sekitarnya di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

Ekspedisi ini dinamakan “Black Borneo” karena tim ini menjelajahi bagian di wilayah hutan hujan tropis Kalimantan yang diperkirakan jarang dijamah manusia atau lebih dikenal sebagai wilayah “hitam”. Di Kalimantan terdapat beberapa wilayah hutan hujan tropis yang masih belum tereksplorasi dan belum diketahui pasti potensi apa yang ada, sehingga tim ini berusaha untuk mengenali karakteristik dan mengeksplorasi alam sekitar.

Pada ekspedisi kedua kali ini kami memilih kawasan hutan hujan tropis di Kalimantan timur, tepatnya di Gunung Beriun. Daerah ini termasuk kedalam sub kawasan Karst (pegunungan kapur) Sangkulirang yang meliputi Gunung Beriun, Batu Gergaji, Batu Tutunambo, Batu Tondoyan, Batu Pangadan, ditengah sub kawasan Karst Sangkulirang. Gunung Beriun merupakan satu-satunya puncakan berkontur tanah sehingga potensial mengandung keanekaragaman hayati khas hutan hujan tropis Indonesia. Kawasan Gunung Beriun ini diperkirakan belum teridentifikasi secara menyeluruh karena belum ada informasi valid tentang kegiatan penelusuran di kawasan ini.

Tim EIGER Black Borneo Expedition ini diproyeksikan akan membuka jalur menuju puncak Gunung Beriun, dengan membuka jalur menuju puncak Gunung Beriun ini. Diharapkan kedepannya akan  membuka peluang dan mempermudah langkah untuk penelitian-penelitian lanjutan di kawasan tersebut. Estimasi waktu untuk membuka jalur diperkirakan sekitar 10 hari melalui jalur darat, sungai, tebing, dan membelah hutan hujan tropis khas Kalimantan yang dikenal memiliki tantangan medan yang berat dengan suhu khas wilayah tropis di tengah garis ekuator bumi.

Selain mengeksplorasi kawasan hutan hujan tropis ini, diharapkan juga dengan adanya Eiger Black Borneo Expedition ini turut mendukung kawasan di Kalimantan Timur tersebut sebagai salah satu World Heritage yang sudah sepatutnya kita turut pelihara kelestariannya. Borneo adalah rumah bagi lebih dari 15.000 jenis tanaman, 300 jenis pohon dan 221 spesies mamalia. Juga menjadi rumah bagi sekian banyak seni dan budaya yang luar biasa menakjubkan.

Bagikan...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+

Tags: , , ,

Comments are closed.